14 Okt 2013

Malang Trip 2013

Karena terlalu mumet dengan pekerjaan dikantor akhirnya minggu lalu saya putuskan untuk sejenak meninggalkan hingar bingar kehidupan di Bali dan terbang ke Surabaya. Sesampai di Surabaya, saya sudah disambut oleh dua orang sahabat saya dan kami pun langsung meluncur ke Malang. 

Sampai di Malang, kami melepas lelah di TOKO OEN yang katanya sudah sangat terkenal di malang dari tahun 1930 an. Toko yang kental dengan arsitektur jaman Belanda ini benar-benar memanjakan mata saya. Baru melangkahkan kaki masuk kedalamnya, mata saya langsung disambut dengan berbagai jenis kue dan camilan yang terlihat sangat nikmat.  berikut saya tampilkan foto-foto interior dan makanan di toko tersebut.




Fish Steak dengan butter sauce

house-made banana split ice cream



Puas mengisi perut, kami memutuskan untuk berjalan kaki melihat-lihat kawasan disekitar TOKO OEN tersebut. Berikut saya tampilkan foto-foto nya







Setelah puas berjalan kaki, kami memutuskan untuk istirahat sebentar di guest house yg sudah kami pesan sebelumnya yaitu di Kertanegara Guest House. Rate untuk kamar twin bed nya adalah Rp.200.000 an saja dengan kamar yg bersih, dan dilengkapi dengan fasilitas tv cable, hair dryer, safe deposit box, tea and coffee maker, hot & cold water, mini fridge, serta wi fi.






Malam harinya kami pergi ke Batu Night Spectacular (BNS) yang jaraknya sekitar 45 menit dari penginapan kami. konsepnya seperti pasar malam akan tetapi lebih lengkap. Disana bisa kita temui berbagai jenis permainan seperti sepeda angin, gokart, bianglala, rumah hantu, mini bioskop, lampion park, sampai tempat membeli oleh-oleh khas daerah sana pun ada.
















Setelah puas semalaman bermain di BNS, kamipun kembali ke penginapan untuk istirahat. Keesokan harinya kami check out dari hotel menikmati nikmatnya pecel kawi yg terkenal dan melanjutkan perjalanan menuju Jatim Park 2 yang lokasinya berdekatan dengan BNS. Dengan mengeluarkan uang sebesar Rp. 90.000 per orang untuk tiket masuk nya kami menghabiskan kurang lebih 3 jam untuk mengelilingi semua wahana yang ada.


































Setelah cukup lelah bermain-main di Jatim Park 2, kami meneruskan perjalanan menuju Rumah Makan Inggil yang katanya cukup tersohor di Malang. Berhubung tidak satupun dari kami yg pernah kesana sebelumnya termasuk supir yg kami sewa pun tidak mengetahui lokasi pastinya jadilah kita berkeliling kota malang hampir 1 jam. setelah bertanya kesana dan kesini akhirnya kami temukan juga rumah makan tersebut. Dari luar sekilas tidak ada yg berbeda dengan rumah makan lainnya, tetapi begitu melangkahkan kaki kedalamnya, aura Indonesia tempo dulu sangat terasa. hampir diseluruh bagian dindingnya terpampang barang-barang klasik. Ah susah rasanya mendeskripsikannya tapi yang pasti rumah makan ini sangat sangat saya rekomendasikan, atmosper tempo dulu bercampur dengan cita rasa yg nikmat serta harga yang murah benar-benar memberikan saya suatu pengalaman yang tak terlupakan.













































Sebenarnya saya masih belum puas bermain-main di daerah malang dan batu, masih banyak tempat wisata yang belum sempat saya kunjungi.Berhubung saya hanya diizinkan cuti 3 hari saja, ya mau tidak mau saya harus kembali ke Bali. Dengan berbekal kue Spikoe dan sambal Bu Rudy serta pengalaman menyenangkan selama 2 hari di Malang bersama para sahabat saya pun pulang dengan perasaan puas.

Grey 2013

The Pandawa Beach

Bagi teman-teman yang suka berlibur ke Bali tetapi bosan dengan pantai yang itu-itu saja, ini saya rekomendasikan satu pantai yang wajib dikunjungi ketika ke Bali. Terletak hanya sekitar 30 menit ke arah selatan dari bandara Ngurah Rai Bali.





Wisata Kuliner Part-II

Kali ini saya akan sedikit berbagi tempat makan yang berada diluar Bali yang mungkin bisa menjadi referensi ketika berlibur.


Restaurant Dandito Balikpapan
Kepiting Lada Hitam nya sayang untuk dilewatkan


Soto Banjar Kuin Abdhu
Saya tidak suka makan soto, tetapi untuk pertama kalinya saya bisa merasakan kenikmatan makanan di dalam sebuah soto adalah pada Soto Banjar ini.

Omah Dhuwur Yogyakarta
Saya suka sekali konsep resto ini. Bangunannya yang sudah berumur lebih dari 150 tahun memberikan saya pengalaman yang berbeda dalam menikmati makanan. Untuk variasi makanannya pun cukup banyak, dari makanan lokal sampai international ada disini.


La-Cruise Nagoya Hill Batam
Padahal sudah 3 kali saya pergi liburan ke Batam, tapi baru kali ke-3 saya makan ditempat ini. Bentuk arsitekturnya yang dirancang seperti kapal pesiar besar yang terparkir di belakang Mall terbesar di Batam ini pasti akan menarik minat wisatawan yang kebetulan sedang menikmati shopping dikawasan ini. Salah satu makanan yang saya suka disini adalah sup ikan, rasanya sangat segar dengan kombinasi bumbu yang tidak terlalu berat selain itu masih banyak pilihan makanan western yang rasanya yummy dengan porsi yg cukup besar.

Pasar Penuin Batam
Bagi yang menyukai masakan melayu dan kebetulan berada di Batam, Pasar Penuin adalah tempat yang sangat tepat untuk berburu sarapan. Mulai dari jajanan pasar, nasi ayam hainan, roti pratta, siobak, laksa, bubur ayam, dan masih banyak lagi makanan lainnya. Bagi saya, roti pratta dan ayam hainan nya sayang sekali untuk dilewatkan.