21 Mei 2012

Aku, Kamu, Kita

Di matamu, aku melihat ketulusan cinta. Di senyum mu, aku mendapat keteduhan jiwa.

Sayang, tahu tidak, malam ini entah mengapa aku merasa sangat merindukan mu. Merindukan saat-saat memeluk mu, mencium mu, aku merindukan wangi nafasmu, merindukan kecupan tengah malam mu, dan bahkan aku juga merindukan semua omelan bawel mu itu.

Ada satu momen dimana aku benar-benar merasa bahwa kamu lah orang yang selama ini aku cari. Masih ingat saat kita liburan di Jogja? Saat pertama kalinya kita mandi bersama? Dan apa yang kamu lakukan saat itu? Iya kamu benar, untuk pertama kalinya kamu menyentuh kakiku, bukan untuk menyembahku atau menghormatiku tapi untuk membersihkan kotoran yang ada di sela-sela kuku jempol kaki ku. Saat itulah untuk pertama kalinya aku melihat ketulusan terpancar dari matamu.

Tak jarang disaat kita bersama, aku mencuri pandang ke arah mu. Menatap mu yang sedang asyik mengerjakan sesuatu dan disaat itulah terbesit haru di fikiranku betapa beruntungnya aku memiliki mu dalam hidupku.

Suatu hubungan bukan hanya berdasarkan atas cinta semata. Bersama dirimu aku belajar bagaimana mengontrol emosi, belajar bagaimana mengalah demi kebaikan bersama, belajar bagaimana menciptakan hubungan yang teduh dan sejuk, dan yang terpenting belajar bagaimana mempertahankan hubungan ini untuk selamanya dan aku akan terus belajar untuk ku, untuk mu dan untuk kita.

@Grey 2012


20 Mei 2012

Honeymoon Part 2; Oleh-Oleh Dari Batam

Entah hanya kebetulan saja atau aku memang berjodoh dengan tempat ini, setelah dua tahun berlalu, akhirnya aku kembali lagi ke Pulau yang terletak hanya 30 menit saja dari negara tetangga Singapura yang merupakan tempat merantau si Gek. Batam, pulau yang penuh sesak dengan pendatang dari hampir semua wilayah di Indonesia, Singapura dan beberapa negara lainnya terutama yang menginvestasikan uang mereka di wilayah industri terbesar di Indonesia ini.


Tujuanku kembali ke Batam adalah untuk mengunjungi kekasihku Gek Awd, sekaligus merayakan Hari Ulang Tahunku yang ke 26 yang jatuh pada tanggal 17 Mei kemarin. Berbekal pengalaman liburan di Yogyakarta pada awal tahun kemarin, akhirnya aku dan Gek memutuskan untuk tinggal di homestay saja yang kebetulan terletak di dalam salah satu Mall terbesar dan teramai di Batam yaitu Nagoya Hill Mall daripada menginap di Hotel berbintang.


Homestay tempat kami menginap kalau menurut aku lebih dari cukup dari kata nyaman. Kamar ber-AC, kamar mandi dalam yang bersih dengan dilengkapi air panas dan dingin, tempat tidur ukuran queen size, televisi yang dilengkapi dengan channel dari Indovision, sebuah lemari Baju yang cukup besar, dressing table serta balkon yang luas dengan pemandangan langsung ke Nagoya Hill Mall tetapi dengan rate yang sangat murah, yaitu Rp.100.000,- saja per hari.


Hari pertama aku di Batam bisa dibilang hari yang paling naas karena hari yang seharusnya aku menemani si Gek bermalam mingguan tetapi malah si Gek yang menemani aku di UGD. Aku masuk UGD jam 10 malam karena penyakit maag ku kambuh yang menyebabkan aku hampir tidak bisa bergerak dan sesak nafas. Setelah diinjeksi dan mendapatkan perawatan kurang lebih selama satu jam maka aku diizinkan untuk keluar dari Rumah Sakit dan keesokan harinya si Gek tak henti-hentinya mengomel karena aku tidak mengindahkan peringatannya untuk membawa bekal makanan yang cukup selama perjalanan dari Bali ke Batam ditambah lagi sehari sebelum keberangkatanku, malam harinya aku hanya tidur 4 jam saja.


Hari-hari selanjutnya aku lewati bersama Gek dan sahabat-sahabatku yang ada di Batam. Dimulai dengan mengunjungi patung Dewi Kwan Im terbesar di Indonesia yang terletak di kawasan KTM Resort (dari tempat ini, kita bisa melihat Negara Singapura yang terpisahkan oleh laut), berwisata kuliner di berbagai tempat dan yang terpenting adalah menemani si Gek melakukan hobby nya yaitu Shopping.


Yang tentu saja tidak mau aku lewatkan selama aku di Batam adalah berwisata kuliner. Selama 7 (Tujuh) hari aku liburan di Batam, aku mendatangi beberapa tempat yang menyediakan masakan khas melayu, Indonesia dan Chinese food dan seafood. Dimulai dari restaurant ayam taliwang di kawasan Pelita yang menyajikan masakan khas lombok yaitu ayam taliwang dengan sambalnya yang sangat pedas dan enak. Selanjutnya empek-empek di food court nya Plaza Batamindo yang rasanya tidak kalah dengan empek-empek Pak Raden yang dulu ada di dalam kawasan Nagoya Hill Mall. Lumpia dan bakwan di Restaurant Grand Duck (dulu bernama fisherman restaurant), Martabak telur Sari Eco dengan bumbu kare yang menggoyang lidahku lokasinya depan Nagoya Hill. Maju sedikit ke kawasan Windsor terdapat banyak sekali tempat makan yang bisa membuat ketagihan dimulai dari morning bakery yang menyajikan berbagai roti-roti pilihan dengan kopi tubruknya yang wangi, otak-otak basah tepat di depan morning bakery, Epok-Epok (pastel) dengan 3 pilihan isi yaitu talas, telur dan sarden serta ayam cabe hijau 808 di pinggiran kawasan Windsor. Lanjut ke pasar Penuin, kita bisa mendapatkan masakan khas melayu dari nasi ayam hainan, jajanan pasar, sampai roti prata. Bagi penggemar rujak, ada satu kawasan yang bernama Simpang Rujak (bukit senyum) yaitu kawasan yang khusus menjual rujak baik rujak dengan bumbu kacang maupun bumbu gula. Bagi penggemar seafood bisa coba Pondok Ikan Bakar di Batam Center, dari gonggong (jenis kerang) rebus, ikan bakar sampai kepiting lada hitam lengkap tetapi dari segi rasa masih kalah jauh dengan seafood restaurant yang ada di Bali.


Tak terasa seminggu telah berlalu dan tepat kemarin aku kembali ke Bali. Kembali ke rutinitas keseharianku dengan berbekal pengalaman liburan yang tak akan pernah terlupakan bersama kekasih tercinta dan sahabat-sahabatku



@Grey 2012

27 Mar 2012

Mahluk Tuhan Paling Sexy Versi Si Bun2

Si Bun2 (Grey) itu emang ada-ada aja tingkah anehnya dan yang satu ini bener-bener bikin aku ketawa sampai keluar air mata.

Semalam si Bun2 ngambek gara-gara aku katain gendut dan perut buncit, alhasil dia ngomel sambil nyanyiin lagunya Mulan Jameela “Mahluk Tuhan Paling Sexy”, berikut gubahan liriknya versi Bun2 :

Tubuhku seksih,
itu terbukti,
dari cara mu,
memuji diriku.

Mataku seksih,
itu terbukti,
dari cara mu,
menatap aku.

Aku seperti, ada,
didalam penjara,
cinta~mu.

Bibirku seksih,
itu terbukti,
dari cara mu,
mencium bibirku.
Perutku seksih,
itu terbukti,
dari cara mu,
mencubit perutku.

[Reff:]
Akulah mahkluk Tuhan,
yang tercipta,
yang paling seksih.
Cuma kamu yang bisa,
membuat ku,
terus mendesah,

Auughh…Aughhh…. (ahh… ah…ah) *di nyanyikan dengan desahan yang sensasional
Aughh…Aughhh…. (ah… ah… ah)


“OMG!!!....Ohhh My Goat!!!,,, Bun2………………………….!!!!” (aku ngakak sambil teriak kenceng).

Kalo Aming terkenal gara-gara make up nya yang ancur, trus Pretty Asmara terkenal karena badannya yang besar, sepertinya si Bun2 bakal terkenal gara-gara punya perut seksih…one pack alias jendul hahahahahhahahaha……!

Bun2, kalo kamu sampai jadi artis maka namamu adalah Bun2 Jameelah ya sayang *twink-twink*.

@AWD 2012