5 Jan 2011

kejujuran yang pahit atau kebohongan yang manis?


pengendalian diri merupakan hal yang paling sukar aku lakukan, watak dan kepribadianku yang keras membuatku tumbuh menjadi seseorang yang keras dan tegas. bagi sebagian orang-orang didekatku yang baru mengenal aku, mungkin mereka akan merasa sedikit tidak nyaman, mengapa? karena aku selalu mengatakan sesuatu to the point dan tidak pernah sekalipun aku berkata yang bertentangan dengan hatiku. jika aku tidak suka ya aku bilang tidak suka, kalau merasa sesuatu itu buruk maka aku akan berkata itu buruk dan itulah aku.

tak jarang sikapku ini membuat beberapa orang tersinggung dan bereaksi padaku, dari yang mengeluarkan airmata sampai mengatakan bahwa aku ini kasar dan akhirnya menjauhiku. tapi sedikit pun aku tak pernah merasa bersalah mengapa? karena aku merasa aku mengatakan kenyataan dan walaupun itu pahit akan lebih baik daripada aku mengatakan kebohongan atau sesuatu yang bertentangan dengan hatiku.

sebaliknya, bagi orang-orang yang telah lama mengenalku dan mengetahui karakterku dengan baik, mereka justru menjadikanku bahan olokan dan gurauan dan apapun yang keluar dari mulutku selalu bisa diterima oleh mereka. selain itu mereka pasti akan tahu jika aku mencoba menghibur mereka dengan kata-kata manis namun tak sesuai dengan hatiku karena raut wajahku akan berubah seketika.

mengapa kebanyakan orang lebih senang mendengar hal-hal yang sifatnya memuji dan perkataan-perkataan manis walaupun belum tentu apa yang didengar oleh mereka adalah suatu kenyataan dan kejujuran? tak jarang pula orang memanfaatkan kata-kata untuk mencari perhatian guna mendapatkan apa yang mereka inginkan. apa memang sifat dasar manusia yang membuat mereka lebih bisa menerima sesuatu yang manis tapi bohng dibandingkan dengan menerima kepahitan tetapi suatu kenyataan?

13 Des 2010

Jatuh Cinta; tahi kucing rasa cokelat

ketika cinta bersemi dihati, segala keindahan dunia ada di diri orang yang kita cintai. merasakan dia orang yang paling indah, paling sempurna, paling baik dan paling segalanya. disaat itulah kita terlena oleh cinta dan tak bisa membedakan yang mana yang benar dan yang salah bahkan kalau kata orang sih tahi kucing rasa cokelat, semuanya terlihat benar dimata kita. cinta juga membuat kita mau mengorbankan apapun demi melihat orang yang kita cintai bahagia atau hanya sekedar tersenyum.

tapi hati-hati, tak semua cinta itu indah. di jaman sekarang banyak orang yang menggunakan kata cinta dan sayang demi mencari keuntungan pribadi. disaat kita sedang dimabuk asmara, mata kita akan tertutup semua dan disanalah waktu yang tepat untuk membodohi kita, dari materi, perasaan, perselingkuhan dan banyak lagi yang lainnya.

biasanya sahabat adalah orang yang lebih peka terhadap cinta-cinta palsu seperti itu, tak usah mencari contoh yang jauh-jauh, aku banyak kehilangan sahabat yang mencoba menyadarkanku akan cinta palsu yang pernah diberikan seorang wanita padaku tapi apa yang aku lakukan? aku mengabaikan mereka dan disaat aku tersadar dari jerat cinta sang wanita itu, teman-teman ku sudah jauh pergi meninggalkanku dan hasilnya hanya penyesalan yang kurasakan hingga kini.

cinta bisa datang dan pergi dalam hidup kita, dan ketika cinta datang janganlah mau dibutakan olehnya, gunakan kombinasi perasaan dan logika untuk menjalaninya agar disaat hubungan cinta berakhir tak kan ada penyesalan yang terpendam.

tulisan ini aku dedikasikan untuk widi, sahabatku.
aku tak sanggup lagi melihatmu dibutakan oleh cinta dan dipermainkan oleh orang yang kamu sayangi. sebagai seorang sahabat aku sudah menunaikan tugasku untuk terus menasihatimu tapi kini semuanya seperti percuma. maaf kalau aku kini lebih banyak diam tapi tanganku akan selalu ada untukmu berpegangan sampai kapanpun dan aku takkan pernah meninggalkanmu teman.

9 Nov 2010

Wajah Bali ku Kini



Bali, siapa sih yang tidak mengenal pulau seribu pura ini? keindahan alam, adat istiadat, budaya serta keramah-tamahan penduduknya sudah terkenal di seluruh dunia. siapa pun yang pernah datang ke Bali mungkin tidak akan pernah bosan mengagumi pulau yang merupakan salah satu DTW (daerah tujuan wisata) terkenal di dunia.

Aku beruntung terlahir sebagai penduduk asli pulau dewata ini, dan sampai saat ini pun aku tak pernah bosan mengagumi keindahan alam pulau kelahiranku ini. tetapi ada beberapa hal yang membuatku mulai berfikir belakangan ini, mau dibawa kemana arah pembangunan pulau ini kedepannya?

Bali yang kini sudah tidak sama lagi dengan bali yang dulu. gedung-gedung bertingkat, ruko-ruko, pusat-pusat perbelanjaan yang besar dan megah dengan arsitektur modern, hotel, diskotik, cafe, villa, apartment sampai kos-kosan kini sudah berjamur disetiap sudut jalan daerah yang terkenal dengan objek wisatanya. pertanyaannya adalah: apakah yang dicari oleh wisatawan baik domestik ataupun mancanegara datang ke Bali?.

Dalam sebuah study penelitian yang pernah aku dan kawan-kawanku lakukan sewaktu duduk di bangku kuliah, lebih dari 50% responden (total responden adalah 100 orang) mengatakan bahwa alasan mereka datang ke Bali adalah ingin mencari sesuatu yang tidak mereka dapatkan di tempat mereka seperti keindahan alam, kebudayaan, serta adat-istiadat yang hanya ada di Bali saja.

Jika kita bermain logika, apa wisatawan datang ke bali untuk menginap di hotel mewah dengan pelayanan seperti raja atau menginap di apartment-apartment yang menjulang tinggi, shopping di shopping center yang megah dengan arsitektur modern yang notabena mungkin mereka bisa temukan yang lebih di tempat/ negara asal mereka.

kini bali telah berubah banyak, sebagai contoh 15 tahun yang lalu masih sangat melekat dibayanganku kuta itu seperti apa, memang sudah banyak ada hotel-hotel berbintang tetapi dibeberapa tempat masih ada lahan kosong yang ditumbuhi pepohonan hijau nan rindang, jalanannya pun masih belum terlalu ramai,. sedangkan kini tak satu sudut pun di kuta aku bisa menemukan lahan kosong yang hijau, semuanya berubah menjadi hutan beton dan jalanan semakin padat dan selalu macet ditambah lagi jika hujan turun dibeberapa kawasan tergenag air akibat tidak bagusnya saluran drainase yang sampai detik inipun masih ada pembongkaran disana-sini untuk galian drainase ini.

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa untuk menunjang pariwisata, pemerintah harus menyediakan sarana dan prasarana yang cukup memadai agar kepariwisataan didaerah bisa maju tetapi menurut saya akan lebih baik jika sarana dan prasarana wisata di bali dibuat mengikuti aturan bali seperti model bangunan yang menggunakan arsitektur bali sehingga bisa dapat semakin memperkuat atmosphere Bali. perbanyak pasar-pasar seni tradisional bukannya Mall-mall yang megah dan mewah, dan masih banyak lagi hal lain yang sebenarnya bisa dilakukan pemerintah untuk menjaga agar Bali tetap menjadi dirinya sendiri.